Ramadhan 1431 H menjadi tantangan bagi kaum muslimin di Jerman karena bertepatan dengan musim panas. Dengan masuknya musim panas, berarti waktu siang menjadi lebih panjang dibandingkan dengan waktu malam. Hal ini berarti bahwa komunitas Muslim di Jerman menjalani waktu berpuasa sekitar 17 jam, lebih lama dibandingkan dengan waktu di Asia ataupun Timur Tengah yang hanya sekitar 14 jam.

Walaupun demikian masyarakat Muslim di Jerman tetap semangat melakukan ibadah puasa dan ibadah-ibadah lainnya di bulan Ramadhan ini. “Memang saat ini kami sedang menjalankan puasa di musim panas, namun beberapa tahun yang lalu kami menjalankan ibadah puasa di musim dingin dengan waktu yang sangat singkat, sehingga saat ini tidak ada alasan bagi kami untuk tetap menjalankan ibadah puasa sejak terbit fajar hingga terbenam matahari”. Demikian disampaikan salah seorang muslim yang bermukim di Jerman. (andi)

Share:
  • RSS
  • Facebook
  • email
  • Print