grab our rss feed

Qommunity Radio Network

Bersatu Mempererat Persaudaraan

Dialog sebagai Upaya Memahami Perbedaan


Saat Perang Parit hampir usai, Nabi Muhammad dan kaum Muslimin benar-benar dibuat geram oleh ulah Yahudi Bani Quraidhah. Setelah Kafir Quraish Makkah dan para sekutunya semakin putus asa untuk menembus pertahanan parit di sekeliling Madinah, Bani Quraidhah dimanfaatkan sebagai satu-satunya jalan untuk menembus pertahanan Kaum Muslimin. Dengan lobi licik Huyay bin Akhtab, mereka akhirnya mengingkari perjanjian damai dengan Kaum Muslimin dan berbelok kepada Musyrikin Makkah. selengkapnya…

Persaksian yang Adil


Dalam kehidupan sosial kemasyarakatan, tak ada prinsip yang didambakan umat manusia sepanjang sejarah seperti apa yang mereka dambakan terhadap terciptanya keadilan. Karena itulah, salah satu tujuan utama diutusnya para rasul sejak zaman Adam As hingga Muhammad SAW adalah untuk mengajarkan manusia supaya menegakkan keadilan. Allah SWT berfirman, “Sesungguhnya Kami telah mengutus rasul-rasul Kami dengan membawa bukti-bukti yang nyata, dan telah Kami turunkan bersama mereka al-Kitab dan neraca (keadilan) supaya manusia dapat melaksanakan keadilan.” (QS al-Hadid [57]: 25). selengkapnya…

Dua Belas Rekayasa al-Jabiri terhadap al-Quran (Sebuah Resensi)


Muhammad Abid al-Jabiri adalah salah satu pemikir Arab kontemporer yang proyek pemikirannya sangat diperhitungkan, baik di dunia Islam maupun Barat. Pemikirannya yang dianggap sekular-liberal sempat menggemparkan dunia pemikiran Arab dan Islam, termasuk Indonesia. Selain proyek rekonstruksi nalar Arab melalui tetralogi “Takwîn al-’Aql al-Arabi” (1984), “Binyah al-’Aql al-’Arabi” (1986), “al-’Aql al-Siyâsi al-’Arabi” (1990), dan “al-’Aql al-Akhlâqi al-’Arabi: Dirâsah Tahlîliyyah Naqdiyyah li Nudhum al-Qiyam fi Tsaqâfah al-’Arabiyyah”, proyek kajian al-Quran al-Jabiri yang tercakup dalam “al-Madkhal ila al-Qurân al-Karîm” dan “Fahm al-Qurân al-Hakîm: at-Tafsîr al-Wâdhih hasba Tartîb an-Nuzūl” juga sempat membuat benturan hebat (shadamah) dalam wacana pemikiran Islam kontemporer. selengkapnya…

Pengembaraan Menuju Syurga


Menjadi seorang pengembara atau musafir memang sangat berat. Karena harus pergi jauh meninggalkan tanah kelahiranya, keluarganya, orang-orang yang dicintainya dan hal-hal lainya yang membuatnya sangat berat untuk berpisah darinya. Jika tidak ada motivasi yang kuat, serta cita-cita yang tinggi, maka sangat sulit bagi seseorang untuk pergi merantau ke tempat yang jauh, tempat yang mungkin sangat asing baginya. selengkapnya…

Menempuh Proses


Dia mengenalkan diri dengan nama Ahmad. Nama yang menurutku ambigu jika tidak diberi tambahan nama belakang. Nama Ahmad, Mahmud dan Muhammad, hampir menjadi nama “wajib” setiap lelaki di Mesir, sehingga warga asing seperti kami sering kerepotan untuk membedakan panggilan antara satu orang Mesir dengan lainnya. Saat ditanya, orang Mesir akan beralasan bahwa hal ini adalah fenomena yang bagus dalam Islam. Selain sebagai salah satu bentuk ittiba sunah Rasul, juga sebagai ungkapan cinta terhadap manusia terbaik ini. Jika nama adalah sebuah doa, maka memberi nama dengan nama para nabi adalah doa paling agung menurut mereka. selengkapnya…

  • Dengar Radio

  • OnDemand-Cahaya Pagi

  • Tempat Menyapa


    Loading

    WP Shoutbox
    Name
    Website
    Message
    Smile
  • Hubungi Kami

  • Mari Berinfaq

© 2011 Qommunity Radio Network